Bengkalis, Indo merdeka – Kunjungan warga di objek wisata pantai Selat Baru Kecamatan Bantan sejak dibuka sepakan terakhir kembali normal. Pemerintah Kecamatan Bantan kembali membuka tempat wisata ini setelah pelaksanaan PSBB Bengkalis berakhir.
Dari pantauan Indo Merdeka suasana pantai pada hari Minggu, 07/06/2020 di pantai Selatbaru Kecamatan Bantan pengunjung memang sudah mulai berdatangan termasuk para pedagang jajanan atau makanan sudah mulai aktif.
Terlihat suasana hari ini tidak saja ramai di daerah pantai tetapi juga masyarakat mencari tempat yang aman dan sejuk yakni di lokasi tempat olahraga dayung seputaran pelabuhan Bandar Sri Setia Raja (BSSR), namun kondisi pandemi ini masih banyak masyarakat yang tidak mengindahkan protokol kesehatan, seperti tidak menggunakan masker dan tidak menjaga jarak.
Terkait dengan kondisi sepekan di lokasi objek wisata pantai Selat Baru camat Bantan Sufandi kepada media menyebutkan sejak di buka setiap hari kunjungan warga masih berdatangan ke pantai Selat Baru.
Dengan dibukanya pantai ini, geliat ekonomi masyarakat di sana kembali aktif seperti biasa. Namun pihak kecamatan bersama kepolisian tetap melakukan pengawasan dengan menempatkan petugas di sana.
“Sampai saat ini kunjungan masih ada, kita menempatkan petugas di sana untuk melakukan imbauan agar pengunjung memberlakukan protokol kesehatan saat berada di sana,” jelasnya.
Menurut dia, pemeriksaan petugas juga tetap diberlakukan saat akan masuk tempat wisata ini. Dimana pemeriksaan kesehatan atau suhu dilakukan, petugas juga memastikan pengunjung menggunakan masker saat datang ke Pantai Selat Baru.
Kemudian, petugas juga memantau pengunjung untuk tetap menjaga jarak saat berada di pantai. Bahkan pedangang di sana sudah diminta dari awal buka kemarin agar menyediakan tempat cuci tangan di sana.
“Kemarin kita pantau langsung, seluruh kedai atau pedangan sudah menyediakan tempat mencuci tangan di kedai mereka masing masing. Ini bentuk kepatuhan pedangang kita dalam penerapan protokol kesehatan,” tambah Camat.
Menurut dia, meskipun kondisi saat ini sudah menuju tatanan kehidupan baru atau istilah new normal protokol kesehatan wajib ditaati. “Kita lihat kunjungan pada akhir pekan kemarin masih lumayan. Sama seperti waktu sebelum sebelumnya.
Menurut dia, yang membedakan hanya protokol kesehatan saja. Kalau kondisi normal biasa masyarakat masuk tidak memakai masker, sementara sekarang membedakan pengunjung yang datang menggunakan masker.
“Kita tetap buka seperti biasa, hanya protokol kesehatan saja yang di perketat dari hari kondisi sebelumnya,”ungkapnya. (anang)

