Siak, Indo Merdeka – Kepala Sekretariat Satuan Gugus Tugas (Gugas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Siak Budhi Yuwono menyatakan bahwa ada 66 orang terkonfirmasi positif Corona berasal dari Klaster IKPP (red-Jumat 7/8). Budhi membantah bahwa yang terkonfirmasi adalah karyawan IKPP.
“Bukan karyawan IKPP yang dimaksud terkonfirmasi Covid-19. Tapi Klaster. Artinya klaster adalah keterkaitan. Benar klaster IKPP berjumlah 66 orang update data Jumat (7/8/2020). Saya sampaikan demikian faktanya,” ujar Budhi kepada jurnalis media online ini, Sabtu (8/8/2020) saat dihubungi.
Budhi menegaskan bahwa pihaknya tidak menyebutkan karyawan, sebutan bagi yang terkonfirmasi di Kecamatan Tualang adalah Klaster IKPP.
“Klaster yakni keterkaitan. Dari data yang kita himpun jumlahnya demikian. Sekali lagi bukan karyawan seperti diberitakan media lain. Ada kekeliruan dalam pemahaman,” katanya lagi.
Masih kata Asisten 1 Pemkab Siak itu, bahwa tidak ada disebutkan oleh pemerintah untuk menganjurkan penutupan perusahaan IKPP tersebut.
“Kalau ditutup bukan berarti ditutup semua atau diberhentikan. Tapi ada kegiatan yang diberhentikan aktifitasnya. Agar tidak menularkan bagi yang lain,” kata Budhi.
Oleh Bupati Siak Drs Alfedri kata Budhi menganjurkan agar semua masyarakat Kabupaten Siak mentaati protokol kesehatan Covid-19.
“Kuncinya disiplin. Dan ikuti anjuran pemerintah yakni protokol kesehatan,” ujar Budhi.
Budhi menambahkan agar media lebih mengedepankan penulisan berita yang objektif dan tidak bersifat asumsi, agar masyarakat tidak ditakuti karena pemberitaan.
“Saya berharap kedepan media lebih mengedepankan fakta dan bukan asumsi apalagi opini. Dan jangan didramatisir, agar publik yang menjadi sasaran pembaca tulisan itu lebih konstruktif,” pungkas Budhi.
Sementara itu, pihak PT IKPP saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah dianjurkan untuk memberhentikan penerimaan pekerja dalam rangka perbaikan mesin beberapa waktu lalu.
“Untuk sementara kita tidak ada melakukan penerimaan pekerja maupun karyawan dari luar. Sebagaimana anjuran atau permintaan pemerintah, kita sudah lakukan,” kata Humas PT IKPP Armadi saat dihubungi.
Lebih lanjut kata Armadi, ke 66 orang yang terkonfirmasi Covid-19 pada Jumat malam (7/8) adalah akumulasi data yang terkonfirmasi positif Corona di Kecamatan Tualang. Termasuk didalamnya ada pekerja dari PT IKPP.
“Jadi ke 66 orang itu kita tidak setujui bahwa semuanya berasal dari pekerja kita. Dari 66 orang itu ada sebahagian yang terkonfirmasi positif Corona, berjumlah 15 orang berasal dari pekerja pihak kita sesuai data terakhir Jumat malam,” pungkas Armadi.(Simon)






