BANYUASIN, INDO MERDEKA, – Balai Diklat Kesejahteraan Sosial Padang, melaksanakan monitoring evaluasi Stunting bagi komponen penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Banyuasin, kegiatan digelar di aula rapat Dinas Sosial dengan diikuti oleh Perwakilan dari KPM PKH dan Pendamping PKH Kabupaten Banyuasin, Alamsyah rianda berharap dengan kegiatan yang digelar oleh Balai Diklat Kesejahteraan Sosial Padang tersebut kasus staunting di Banyuasin menurun terutama bagi mereka para penerima manfaat PKH.

“Kami menggelar supervisi pencegahan Stunting peserta berasal dari Komponen Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Sumsel ada dua wilayah yang menjadi tempat kami melaksanakan kegiatan monitoring ini diantaranya Palembang dan Banyuasin, “Ucap, Sahlan, SH. M. Pd, Widiaiswara balai Diklat Dinsos Padang, Rabu. ketika dihubungi. usai memberikan materi dihadapan Pendamping PKH dan KPM di Kabupaten Banyuasin.

Sahlan berpesan kepada Pendamping PKH dan KPM untuk terus bersemangat dalam meningkatkan perhatian kepada anak-anak pada usia keemasan.

“Tugas Pendamping kami tahu begitu berat maka kami berpesan untuk terus semangat meski masih banyak keterbatasan yang mereka miliki, untuk KPM agar terus memberikan asupan gizi yang baik, perawatan yang benar terhadap anak-anak mereka mulai dari usia 0 bulan sampai 1000 hari sehingga pencegahan Stunting yang diinginkan oleh Pemerintah dapat terwujud,”Tukasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Almasyah rianda. mengatakan ketika di hubungi bahwa pihaknya menerima serta memfasilitasi Kegiatan monitoring pelatihan pencegahan Penanganan Stunting bagi pendping PKH serta KPM PKH di Banyuasin III, Narasumber berasal dari balai Diklat Kesejahteraan Sosial Padang,

“Dengan diadakannya kegiatan ini dapat menghasilkan catatan perbaikan kinerja pendamping PKH dan komitmen KPM PKH yang mereka terima, KPM- KPM Ibu hamil serta menyusui, dan saya berharap angka Stunting di Banyuasin bisa ditekan, terutama bagi mereka penerima Manfaat Program Keluarga Harapan untuk memberikan asupan nutrisi dan gizi bagi balita mereka, “Tukasnya.

Bagikan: