Banyuasin, Indo Merdeka – Macet panjang kembali terjadi di Jalintim Palembang-Jambi, kali ini penyebabnya sebuah mobil yang membawa barang-barang paket terbakar tepatnya di KM-44 Kelurahan Pangkalan balai, Kecamatan Banyuasin III, tidak diketahui pasti penyebab kebakaran mobil tersebut namun pantauan dilapangan diduga adanya handsanitizer dan paket lain yang mudah terbakar, agar tidak terjadi kebakaran lebih dahsyat 35 Personil diturunkan oleh tim Pemadam Kebakaran, dengan 3 Unit Damkar dan 1 Unit BPBD, ketika evakuasi hadir langsung Kabid Pencegahan dan Pengendalian bencana BPBD Abdulah sani, dan Lurah Pangkalan balai. Khoirudin, suasana dalam keadaan aman dan kondusif.

“Tim hadir dilokasi pukul 20.00 wib setelah di beritahu oleh masyarakat adanya kebakaran mobil di Jalintim, untuk memadamkan api, Damkar BPBD membutuhkan 10 tangki air dengan dibantu oleh Pum (Racun api),” kata Satdamkar BPBD Damkar Kabupaten Banyuasin, Ali Sardani. Jumat, 13/03/21. Ketika dibincangi, saat memimpin pemadaman,

Dirinya menegaskan, untuk penyebab kebakaran mobil tersebut pihaknya belum mengetahui namun yang pasti pihaknya sudah berhasil menjinakan kobaran api dengan semua personil dalam kondisi sehat.

“Penyebab kami belum tahu, sebab setelah diberitahu kami bergegas ke lokasi, alhamdulilah api bisa dipadamkan dan personil semua selamat tidak ada korban jiwa,” tegasnya.

Sementara, Andre (36) Sopir mobil Fuso dengan Nopol BH 9675 PEU, melaju dari arah Tanggerang menuju Wilayah Amplas Kota Medan dengan melintasi Jalan Lintas Timur Palembang-Jambi mengaku tidak tahu penyebab mobil yang dia kendarai mengalami kebakaran.

“Awalnya saya salip mobil cold diesel, tidak lama ada asap keluar dari mobil, dan disusul oleh ledakan sebanyak tiga kali dari situ saya langsung banting ke kekiri dan keluar dari mobil menyelamatkan diri agar tidak terbakar bersama mobil,” ucapnya.

Dirinya mengaku tidak mengetahui apa yang ada didalam mobil dia kendarai tersebut sehingga menyebabkan mobilnya terbakar, dari peristiwa ini muatan yang berbentuk paket order hangus terbakar namun tidak ada korban jiwa.

“Kalau muatan yang saya bawa saya tidak tahu, saya hanya membawa saja dan tidak memeriksa lagi isinya, entah ada unsur kimianya saya kurang tahu juga,” tegasnya. (Supri)

Bagikan: