Jakarta, Indo Merdeka  – Anggota DPR RI Eddy Santana mengatakan, Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR akan segera normalisasi pengairan di Sumatera Selatan, dengan menggunakan pinjaman dari World Bank.

Proyek ini sebelumnya sudah ada dan tidak terurus, nantinya akan dilanjutkan kembali pembangunannya,” kata Eddy usai rapat dengar pendapat dengan Dirjen Sumber Daya Air dan Dirjen Cipta Karya di Komisi V DPR RI Jakarta kamis (1/4/2021).

Normalisasi pertanian pasang surut, kata Dirjen SDA, berlokasi di Karang Agung Ilir dan Karang Agung Tengah, Banyuasin.

“Awalnya pertanian cuma sekali panen, kedepan akan 3 kali panen guna untuk perkuat Sumsel, sebagai lumbung pangan dan rakyat lebih sejahtera,” kata Santana.

Diharapkan, tahun ini sudah dimulai pekerjaan perencanaaanya.

Dari 400 ribu hektar akan mengairi sawah 200 ribu hektar sawah dengan 22 ribu titik lokasi . Dengan volume jumlah panen bisa mencapai 5 juta ton, kata mantan Walikota Palembang.

Utamanya di lokasi di Tungkal Ilir saluran primer tidak ada, saluran sekunder mati,” tutupnya.(oce)

Bagikan: