Indralaya, Indo Merdeka – Bertempat di ruang aula kantor UPTD KTM Transmigrasi Sungai Rambutan, Minggu 3/10/21 berlangsung pelatihan usaha industry rumah tangga pemanfaatan getah karet masyarakat.
Dr Arum Setiawan,M.Si pemandu pelatihan dari Unsri Indralaya mengatakan, Unsri secara umum berkesempatan memberikan pelatihan kepada masyarakat tentang pemanfaatan getah karet yang selama ini hanya bisa dijual, yang keuntungannya sangat terbatas.
Maka dengan pelatihan ini, masyarakat akan memproleh keuntungan lebih, disamping hanya dijual secara umum, masyarakat dapat pula mengolah getah karet ini menjadi busa, sehingga menambah keuntungan lebih dari usaha ini.
Sementara itu, Ketua MSDI Ogan Ilir, K. Abdul Gofar menjelaskan, MSDI Ogan Ilir bukan hanya berkiprah di bidang dakwah, tapi juga mengajak masyarakat untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan umat.
Salah satunya saat ini Divisi Pemberdayaan ekonomi umat MSDI OI bekerja sama dengan pihak Unsri melakukan pelatihan masyarakat desa Sungai Rambutan, yang mayoritas masyarakatnya adalah transmigrasi dari Pulau Jawa.
Zainal Fanani, M.Si dalam paparannya menjelaskan teori pemanfaatan getah karet menjadi getah karet pekat dan pembuatan busa berbahan baku getah karet.
Puluhan masyarakat begitu antusias mengikuti pelatihan ini, bahkan banyak sekali pertanyaan untuk mereka benar2 faham yang oada gilirannya dapat mempraktekkan pelatihan ini, benar2 menjadi usaha industry rumah tangga masyarakat.
Disamping usaha pemanfaatan getah karet menjadi getah pekat dan produksi busa, juga di paparkan produksi sabun kecantikan berbahan baku minyak kelapa.
Mengamati manfaat positif dari usaha pemanfaatan getah karet dan minyak kelapa,
Ketum MSDI Ogan Ilir, Ki. Abdul Gofar memandang perlu adanya pihak pemerintah, baik tingkat desa, Kecamatan, Kabupaten bahkan Provinsi dapat memberikan perhatian, dengan mengalokasikan dana pembinaan dan permodalan bagi masyarakat untuk merealisasikan pelatiahan ini benar2 menjadi usaha kerajinan rumah tangga masyarakat.
Sehingga menambah penghasilan ekonomi rumah tangga.





