Ramadhan, Petani Cabe di Lahat Panen, Berharap Harganya Sepedas Rasanya

Lahat, Indo Merdeka– Ramadahan tahun ini membawa berkah untuk petani petani di Provinsi Sumatera Selatan. Selain komoditi pangan, padi dan jagung pakan, petani komoditi hortikultura seperti cabe tidak mau ketinggalan dan kalah bersaing. Mereka sepertinya ikut berlomba lomba mengeluarkan buah merahnya yang pedas.

Satu demi satu hampir di setiap daerah yang ada di Provinsi Sumatera Selatan mengalami panen setiap hari sehingga bisa dikatakan saat ini, di bulan ramadhan tahun ini, walaupun ditengah pandemi corona, petani petani cabe mengalami panen raya.

Salah satu kabupaten yang ikut merasakan berkah dari komoditi yang berasa pedas ini adalah kabupaten Lahat. Seperti yang dilaporkan oleh Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Lahat, Hj. Lusiana, total luas lahan cabe yang ada di Kabupaten Lahat seluas 200 Ha terdiri dari cabe besar dan cabe rawit dan sekarang sedang panen dimana mana dengan kisaran harga jual sekarang antara 13 rb 14rb rupiah per kg nya ditingkat petani.

Pantauan dilapangan dan berdasarkan data yang disampaikan oleh Koordinator Penyuluh Kabupaten Lahat, Kustanto, SP., beberapa kelompok tani yang sedang mengalami panen raya cabe ada di Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat, Kelompok Sejahtera, Kelompok Karya Tani B dan Mawar B.

Karno Rudianto sebagai ketua kelompok tani Sejahtera menyampaikan bahwa untuk kelompok tani mereka, hasil produksi yang mereka peroleh sampai hari ini mencapai 8 ton/Ha dengan harga rata rata yang diterima petani sebesar Rp.13.000/kg.

“Sedangkan untuk kelompok tani Karya Tani B di Desa Karang Agung produksi cabe mereka mencapai untuk panen petikan ke 12. Hampir sama dengan yang dilaporkan oleh kelompok tani yang lain, Efta Septiansyah,ketua kelompok Makmur B, tahun ini petani petani cabe di daerah mereka semuanya dapat menikmati panen cabe di bulan ramadhan. Pandemi corona tidak menyurutkan semangat semangat petani cabe panen cabe untuk bisa ikut menjaga ketersediaan kebutuhan cabe yang sangat tinggi di bulan ramadhan khususnya menjelang Idul Fitri,” paparnya

“Semoga kerja keras petani petani cabe ini bisa ikut membantu pemerintah menjaga kestabilan harga cabe dipasaran melalui ketersediaannya yang cukup, dengan harga yang pantas dan wajar,” pungkasnya (yfr)

About admin indomerdeka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Silahkan nonaktifkan adblock anda untuk membaca konten kami.
Segarkan