Jakarta, Indo Merdeka – Konsulat Indonesia di Philadelphia sudah bertemu dengan Major setempat, untuk mengetahui korban kekerasan oleh warga Amerika.
“Sampai sekarang belum ada perkembangan, apa akan dilanjutkan ke Kepolisian, dan apa kita sudah siap jika nanti akan diungkap identitas pribadinya,” tegas Anggota DPR Cristina Ariyani di Jakarta senin (29/3/2021)
Ia juga menegaskan, Untuk kasus yang terjadi saat ini yang menimpa 2 orang remaja putri kita, pada saat mereka sedang menunggu bis menuju salah satu stasiun di Philadelphia. Mereka tiba – tiba di dekati oleh 4 anak, lalu ditampar, juga jadi sasaran kekerasan verbal, yang buntutnya jadi ramai.
“Saya ingin fokus politik luar negeri kita adalah diplomasi perlindungan, saya ingin memastikan komitmen itu
Karena selain itu jadi tugas saya, korban adalah juga konstituen saya,” katanya.(oce)





