Jakarta, indo Merdeka – Anggota V DPR RI, Eddy Santana Putra, mengkritik jalan nasional yang banyak rusak, terutama dipintu keluar jalan tol keramasan-palembang menuju Palembang, sudah bergelombang karena rusak parah.
Sementara yang mengerjakan pembangunan jalan tersebut tidak diserahkan pada penguasaha daerah tapi dari luar daerah.
“Ini siapa yang akan memperbaiki,” kata Eddy Santana saat rapat dengar pendapat Komisi V DPR RI dengan Dirjen Bina Marga yang berlangsung virtual di Jakarta selasa (30/3/2021)
Eddy menduga Lelang tidak lebih baik di PUPR berarti ada masalah dan harus ada pembenahan untuk solusinya.
“Dulu ada sistim amplop, kalau tidak ada amplop peserta tender dicoret, sekarang bisa saja jika menawar 20 persen lebih murah jika hasilnya jalan bergelombang,” jelasnya.
Ia mencotohkan Jalan Karang Agung material SDA nya dari daerah lain, ia anggota Komisi V malah nggak tahu.
Eddy mempertanyakan jalan Indralaya Keramasan – Palembang jalan nasional yang rusak di kilometer 190.
Hal lain Jalan Betung – Musirawas konstruksi tidak profesional cuma ditumbuk yang diduga karena tidak punya peralatan yang begini harus di evaluasi bisa menang tender. (oce)





