Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
Foto : Sidang permasalahan lahan pembangunan Tol

Kisruh Terkait Lahan Jalan Tol Berujung Ke Pengadilan

Prabumulih, Indo Merdeka – Sebelumnya, ada sebanyak 5 pemilik lahan proyek tol di Desa Jungai, Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih telah berdamai dan gugatanya diputus Pengadilan Negeri (PN) bebarapa waktu lalu.

Sementara itu, 18 pemilik lahan lainnya belum berdamai belakangan kembali digugat di PN. Informasi dihimpun awak media, sidang gugat perdananya dilakukan di ruang sidang PN, Kamis 3 Juni 2021

Dan jika sebelumnya para tergugat didampingi Kuasa Hukum, H Jhon Fitter SH MH dan kin beralih didampingi Kuasa Hukumnya yaitu Yulison Amprani SH MH dan Sanjaya SH.

“Ya, kita ditunjuk mendampingi para
tergugat di sidang perdananya di mulai di Pengadilan Negeri Prabumulih,” ungkap Bung Ichon,sapaan akrabnya itu.

Dikatakan Ichon, bahwa ia sebagai
Kuasa Hukum, akan berusaha
melakukan pendampingan secara maksimal dan secara Profesional.

“Nah, bahwa klien kita punya bukti dan bukti pendukung kuat terkait status kepemilikan lahan digugat penguggat,” jelasnya

Ditambahkannya, bahwa pada sidang gugatan ini kami yakin dan optimis dapat memenangkan sidang
gugatan sesuai dengan bukti yang ada.

“Optimis dapat kita menangkan gugatan terkait kisruh lahan untuk jalan Tol diwilayah Jungai tersebut karena kkien kita memang benar,” tegasnya

Sementara perwakilan para Penggugat, Ricard mengatakan, membenarkan jika ada 18 orang pemilik lahan belum berdamai dengannya kembali digugat ke Pengadilan Negeri (PN) Prabumulih ini.

“Ya, kita gugat lagi dan tengan proses mediasi dan gugatan dilakukan guna memperhankan hak keluarga,” ujarnya pada awak media .

Dikatakannya, bahwa terkait damai kita selalu buka pintu damai dan proses ganti rugi memang ada sedikit hambatan.

“Jika tidak mau berdamai, Ya, silahkan dan kami siap bertahan di Pengadilan ini apapun putusan Hakim nantinya,” ungkapnya.

Sementara dalam sidang gugatan tersebut dibenarkan oleh ketua Pengadilan Negeri (PN) Prabumulih Ibu Yanti Suryani, SH MH, bahwa sebanyak 18 orang pemilik lahan pembebasan jalan Tol tengan mediasi dan belum berdamai. (JNV)

About Romadhon AGN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Silahkan nonaktifkan adblock anda untuk membaca konten kami.
Segarkan