Jakarta, Indo Merdeka – Komisi Keuangan DPR RI belum tau bentuk dukungan insentif perpajakan “Kita belum tahu”, kata Misbhakun anggota Komisi Keuangan DPR RI di Jakarta, Selasa (24/8/2021).

Apa saja kemudian insentif untuk dunia usaha, UMKM seperti apa kita belum tahu, karena tidak disebutkan di dalam Nota Keuangan, “yang selama ini biasanya pemerintah menyusun struktur APBN didalamnya ada namanya program pemulihan ekonomi,” jelasnya.

Selain itu, katanya, ini pertama kali APBN kita volumenya turun dibanding pada tahun 2021 dimana volume APBN kita Rp 2.750 Triliun.

Di tahun 2022 yang disampaikan dalam pidato Nota Keuangan Presiden Jokowi Rp 2.708,7 Triliun. ini pertama kali turun. Oce

Bagikan: