OKU Timur.Indomerdeka.com – Demi terwujudnya data pemilih yang akurat dan mutakhir Ketua Badan pengawas pemilu (Bawaslu) OKU Timur Sunarto, S.P didampingi Dr.Ahmad Naafi,S.H, M.kn (anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan) kembali melakukan uji petik Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di beberapa wilayah kecamatan kabupaten OKU Timur

Hal ini merupakan langkah pengawasan langsung dilakukan Bawaslu untuk memastikan proses pemutakhiran data pemilih berjalan dengan baik

Ketua Bawaslu OKU timur Sunarto,S.P saat di temui wartawan di ruangannya pada jumat (28/11/2025) menjelaskan bahwa uji petik ini merupakan bagian penting dalam pengawasan partisipatif dan pengutan demokrasi dari data pemilih

“Kami ingin memastikan bahwa setiap warga yang memenuhi syarat sebagai pemilih yang benar benar terdaftar karena pemilu yang berintegritas harus dimulai dari daftar pemilih yang valid”ucap Narto

Dijelaskan sunarto berdasarkan data dari KPU OKU Timur ada beberapa data yang harus kami lakukan untuk melakukan uji petik di antara nya data pemilih meninggal dunia sebanyak 31 orang dan data pemilih usia lebih dari 100 tahun sebanyak 25 orang

“Setelah kami melakukan pengecekan dan mencocokan data uji petik di lapangan ternyata data yang dinyatakan meninggal dunia tetapi masih hidup sebanyak 16 orang yang ada di wilayah kecamatan martapura, belitang, belitang 3,dan belitang jaya sedangkan data pemilih yang usia lebih dari 100 tahun yang masih hidup dan ada orang sebanyak 9 orang yang terletak di wilayah kecamatan martapura, belitang, belitang jaya, belitang 2 dan belitang 3” jelasnya

Uji petik Bawaslu ini merupakan  metode pengawasan dengan mengambil sebagian data pemilih secara acak untuk diverifikasi kebenarannya di lapangan.(e)

Bagikan: