OKU Timur.Indomerdeka.Com – Meskipun alokasi belanja daerah pada rancangan APBD tahun anggaran 2026 menurun dibandingkan dengan tahun anggaran 2025 yang disebabkan menurunnya pendapatan daerah

Selain itu juga terjadi penyesuaian APBD tahun 2026 akibat pemangkasan transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat,arah kebijakan belanja daerah tetap fokus pada program-program prioritas yang berdampingan langsung bagi masyarakat,namun hal ini bukan penghalang pemkab OKU Timur untuk terus maju lebih mulia

Hal itu disampaikan Bupati OKU Timur Ir.H.Lanosin saat menghadiri acara penutup rapat paripurna ke-15 sekaligus penandatanganan persetujuan bersama Raperda APBD tahun anggaran 2026 di gedung DPRD OKU Timur, pada Jumat Malam (28/11/2025)

“Penurunan APBD ini kami pandang sebagai tantangan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) serta memperkuat kemandirian fiskal” Ucap lanosin

Selain itu juga bupati menyampaikan sinergi eksekutif dan legislatif menjadi kunci dalam menjaga kesinambungan pembangunan di tengah tekanan fiskal.
“Dalam hal ini pemerintah kabupaten OKU Timur berkomitmen memaksimal seluruh potensi daerah, meningkatkan sumber pendapatan lain yang sah,serta mengoptimalkan kontribusi CSR perusahaan yang beroperasi di daerah kita”Jelas nya

Disamping itu bupati menambahkan meskipun efisiensi diperketat, pelayanan kepada masyarakat tidak terhenti.
“Sektor-sektor tetap menjadi prioritas terutama peningkatan kualitas SDM,perbaikan layanan publik dan penguatan ekonomi daerah meskipun tantangan berat di depan mata, kebijakan fiskal 2026 akan di arahkan untuk menjaga ketahan ekonomi,dan memastikan pembangunan tetap berjalan efektif demi OKU Timur tetap maju lebih mulia”Tegasnya (e)

Bagikan: