OKU Timur.Indomerdeka.Com – Guna memastikan transparansi penegakan hukum, Satuan Lalu Lintas (SatLantas) Polres OKU Timur menggelar Operasi Keselamatan Musi 2026 di Jalan lintas Simpang adipura, desa kota baru selatan,kecamatan martapura.Kamis (05/02)
Saat gelar Operasi Satlantas Polres OKU Timur menggunakan teknologi handheld dan Kegiatan operasi berjalan lancar dengan berbagai kegiatan sosialisasi dan penegakan hukum lalu lintas.
Dalam keterangannya, Kasat Lantas Polres OKU Timur AKP Panca Mega Surya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian dari program keselamatan lalu lintas yang telah dimulai sejak tahun 2016 dan dilanjutkan hingga 2018.
“Hari ini kami bekerja sama dengan berbagai stakeholder untuk melaksanakan rapat koordinasi, memberikan arahan, serta menyampaikan pesan keselamatan bagi seluruh pengguna jalan. Tujuan utama adalah memastikan setiap kendaraan layak jalan dan setiap pengemudi dalam kondisi sehat serta siap berkendara,” ujar AKP Panca Mega Surya.
Dalam operasi tersebut, pihaknya juga menerapkan teknologi modern berupa alat handheld untuk penegakan hukum. Menurutnya, penggunaan alat tersebut sangat efektif untuk menghindari transaksi tidak benar antara petugas dan pelanggar, sekaligus menunjukkan kemajuan teknologi dalam pelayanan publik.
“Alat handheld ini prinsip kerjanya sama dengan sistem elektrostatis yang sudah ada sebelumnya, namun lebih praktis karena dapat dibawa saat patroli. Pelanggar yang ditemukan akan mendapatkan surat tilang dan diminta untuk melakukan pembayaran denda sesuai ketentuan,” jelasnya.
Selain penegakan hukum, pihaknya juga melakukan pemeriksaan mendalam (ramjek) terhadap 3 unit bis yang melintas di wilayah OKU Timur. Hasil pemeriksaan menunjukkan semua kendaraan dalam kondisi layak dan dokumen kelengkapan juga sesuai. Setiap bis yang lolos pemeriksaan mendapatkan stiker sebagai tanda telah melalui proses pengecekan.
“Untuk hasil penegakan hukum hari ini, kami menemukan 5 kendaraan yang mendapatkan tilang dan 4 kendaraan lainnya yang hanya diberikan teguran. Kami juga menerapkan sistem sampling, sehingga ada 2 masyarakat yang langsung membayar denda di lokasi,” tambah AKP Panca Mega Surya.
Pihaknya juga melakukan pembinaan khusus bagi pengemudi ojek online di wilayah Martapura, bekerja sama dengan Satuan Lalu Lintas sebagai mitra. Kegiatan tersebut meliputi apel bersama dan pemberian arahan agar mereka dapat beroperasi dengan aman dan sesuai peraturan.
“Satuan Lalu Lintas juga berperan sebagai mediator antara penyedia layanan transportasi online dengan masyarakat, serta menjadi sumber informasi yang mudah diakses oleh publik,” pungkasnya.
Ditempat yang sama,Hengki sopir travel dari kotabumi Provinsi lampung mendukung kegiatan operasi keselamatan musi 2026
“Saya ucapkan terima kasih kepada Satlantas Polres OKU Timur atas pengecekan kendaraan,dengan adanya operasi keselamatan Musi 2026 ini kami mengetahui pelanggaran yang ada di kendaraan” Ucap Hengki






