MUARA DUA – Bencana alam banjir bandang yang disertai tanah longsor menerjang wilayah Dusun 4, 6, dan 8 Desa Simpang Sender Utara, Kecamatan BPR Ranau Tengah, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, pada Sabtu (28/3/2026) malam.

Peristiwa ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 16.00 WIB. Puncaknya, sekitar pukul 20.30 WIB, debit air sungai meningkat drastis dan meluap menjadi banjir bandang, diikuti material longsor yang menghantam pemukiman warga.

Berdasarkan laporan sementara, sedikitnya 20 rumah warga terendam air dengan ketinggian mencapai 50 sentimeter. Dampak kerusakan cukup parah, di mana satu unit rumah dilaporkan hanyut terbawa arus, empat rumah mengalami kerusakan, dan dua rumah terdampak langsung material longsor.

Sejumlah warga, termasuk keluarga Awan (45), Wipi (35), hingga Riki (30) di Dusun 6 terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk menghindari potensi banjir susulan.

Selain merusak rumah, akses jalan utama penghubung antar dusun terputus total karena tertutup material longsor dan terendam banjir.

Babinsa Koramil 403-10/BPR Ranau Tengah bersama perangkat desa dan warga setempat langsung melakukan evakuasi mandiri dan gotong royong di lapangan. Meskipun tidak ada laporan korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan signifikan.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD OKU Selatan, Indra Gunawan, mengonfirmasi bahwa tim gabungan telah dikerahkan ke lokasi sejak malam kejadian. Namun, proses evakuasi dan penyaluran bantuan terkendala akses jalan yang terputus.

“Tim kami sudah bergerak. Namun hingga saat ini akses menuju desa masih terhambat akibat longsor dan jalan yang terputus. Kami terus berupaya membuka akses agar bantuan bisa segera masuk,” ujar Indra Gunawan, Minggu (29/3/2026).

BPBD OKU Selatan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi hujan intensitas tinggi masih mungkin terjadi. Saat ini, fokus utama tim adalah membuka akses jalan, melakukan asesmen kerusakan, dan mengevakuasi warga ke tempat aman. (Red)

Bagikan: