MARTAPURA – Kondisi infrastruktur jalan yang memprihatinkan di wilayah RT 14, Kebun Jati Timur, Kelurahan Dusun Martapura, Kecamatan Martapura, memicu aksi nyata dari warga setempat.

Merasa belum ada perhatian dengan kerusakan yang tak kunjung diperbaiki pemerintah, warga akhirnya memutuskan untuk bergotong royong membenahi jalan lingkungan mereka, Selasa (21/04/2026).

Pantauan awak media di lokasi menunjukkan sejumlah warga sibuk menimbun lubang-lubang jalan dengan material seadanya.

Akibat proses perbaikan tersebut, arus lalu lintas kendaraan baik roda dua maupun roda empat tampak melambat saat melintasi area yang sedang dibenahi.

Wahyu, salah seorang warga Kebun Jati Timur, mengungkapkan bahwa kerusakan jalan ini sudah berlangsung cukup lama.

Ia menyayangkan lambatnya respons dari pihak Kelurahan Dusun Martapura, padahal aspirasi terkait perbaikan jalan tersebut sudah sering disampaikan.

“Kondisi jalan rusak ini sudah lama belum diperbaiki pemerintah kelurahan. Padahal ini sudah disampaikan ke pihak kelurahan, tetapi belum juga dibenahi. Akhirnya masyarakat RT 14 berinisiatif swadaya membeli bahan material untuk menimbun jalan yang rusak ini,” ujar Wahyu warga kebun jati Timur

Disampaikan wahyu dengan kondisi akses jalan yang rusak ini dikhawatirkan akan memutus urat nadi perekonomian masyarakat,Pasalnya jalur tersebut merupakan akses utama bagi petani dan pedagang untuk mendistribusikan hasil bumi serta barang dagangan.

“Kami sangat berharap pihak Kelurahan Dusun Martapura atau dinas terkait di Pemkab OKU Timur bisa segera meninjau lokasi. Kalau tidak segera diperbaiki secara permanen, kami khawatir akses perekonomian warga akan terganggu,”Ungkap nya

Aksi swadaya ini pun mendapat apresiasi dari para pengguna jalan. Mus, salah satu pengendara yang setiap hari melintas untuk bekerja, mengaku sangat terbantu dengan inisiatif warga Kebun Jati Timur tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat di sini. Perbaikan ini sangat memudahkan kami saat melintas, apalagi setiap hari saya lewat sini untuk berangkat kerja. Sekarang jadi lebih nyaman dan tidak terlalu khawatir lagi,” kata Mus.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih terus bahu-membahu meratakan material di titik-titik kerusakan terparah guna memastikan keamanan dan kenyamanan akses transportasi di lingkungan mereka.

Bagikan: