MARTAPURA – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 OKU Timur resmi menyelenggarakan rangkaian seleksi Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) tahun pelajaran 2026/2027.

Proses seleksi ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam menjaring calon peserta didik yang berkualitas secara akademik maupun keagamaan.

Kepala MTsN 1 OKU Timur, Lilis Setiowati, S.Pd.I., M.Pd., melalui Humas/PLH Tarmizi, menjelaskan bahwa pada tahun ajaran ini pihak sekolah membuka tiga jalur pendaftaran sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama.

“Tahun ini kita menggunakan tiga jalur. Pertama, jalur prestasi yang sudah dilaksanakan sebelumnya. Kedua, jalur reguler dan jalur afirmasi yang pendaftarannya telah dibuka pada 1 hingga 15 April lalu,” ujar Tarmizi saat memberikan keterangan terkait pelaksanaan tes.Senin (20/04)

Detail Kuota dan Jalur Masuk

Tarmizi merinci bahwa total kuota yang tersedia tahun ini adalah 320 siswa, yang akan dibagi ke dalam 10 ruang kelas (rombongan belajar). Masing-masing kelas akan diisi oleh 32 siswa.

Jalur Prestasi (15%)

Diperuntukkan bagi siswa peringkat 1 hingga 6 di sekolah asal, serta pemilik piagam prestasi bidang tahfidz maupun prestasi lainnya minimal tingkat kecamatan. Dari jalur ini, sebanyak 2 kelas (sekitar 64 siswa) telah dinyatakan lolos verifikasi.

Jalur Reguler dan Afirmasi

Mengisi sisa kuota sebanyak 8 kelas. Seleksi untuk jalur ini dilakukan melalui tes akademik yang mencakup mata pelajaran umum dan agama.

“Selain tes akademik yang dilaksanakan tanggal 19 (April), para calon siswa juga mengikuti tes praktik ibadah, meliputi membaca Al-Qur’an dan praktik salat. Hasil dari kedua tes ini akan dipadukan sebelum diumumkan secara resmi,” tambahnya.

Terbuka untuk Disabilitas

Terkait inklusivitas, MTsN 1 OKU Timur tetap konsisten memberikan ruang bagi calon siswa disabilitas. Tarmizi menegaskan bahwa pihak madrasah selalu menyiapkan kuota khusus bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

“Meskipun hingga hari ini belum ada pendaftar dari jalur disabilitas, kami tetap membuka peluang seluas-luasnya. Tahun lalu kami memiliki siswa disabilitas yang sangat menonjol di bidang olahraga hingga ditarik ke Palembang untuk pembinaan lebih lanjut. Kami sangat terbuka jika ada anak-anak disabilitas yang ingin mendaftar tahun ini,” pungkasnya.

Dengan sistem seleksi yang ketat dan transparan ini, MTsN 1 OKU Timur berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga kuat dalam pemahaman agama dan akhlakul karimah.

 

Bagikan: