Selasa , September 28 2021
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Jalan Utama Warga Amblas, Kepala Desa Tidak Bisa Berkata Apa-apa

BANYUASIN,Indo Merdeka, Warga Desa Pesisir tepatnya Warga Kecamatan Rantau Bayur, yang beraktifitas di Desa Rantau Bayur mengeluhkan kondisi jalan utama mereka yang mengalami Abrasi, Abrasi adalah suatu proses pengikisan pantai yang diakibatkan oleh tenaga gelombang laut dan arus laut atau pasang surut arus laut yang bersifat merusak. sehingga badan jalan di Desa Rantau Bayur nyaris amblas hanyut oleh arus sungai, dikhawatirkan dari kondisi tersebut akan memakan korban jiwa.

“Harus jeli bila melintasi jalan ini, kalau tidak bisa-bisa terjerumus kedalam sungai,”Ucap. Ep Warga yang melintasi jalan utama Desa Rantau Bayur, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin tersebut. Selasa. 10/09/21.

Ditambahkan, warga yang lain meminta namanya dirahasiakan, kondisi jalan tersebut sudah lama rusak, dan pihak Desa sudah lama mengetahuinya namun belum ada gerakan untuk diperbaiki atau dipindahkan.

“Anak-anak sekolah lewat jalan ini, kasihan mereka, Jalan Rantau bayur ini menuju tebing abang.yang tidak pernah di perhatikan Pemerintah Desa sedangkan Jalanln tersebut sudah lama diketahuinya mengalami abrasi,”Singkatnya.

Terpisah, Kepala Desa Rantau Bayur. Tanzirin ismail, mengatakan ketika ditanya kenapa tidak dipasang rambu-rambu pemberitahuan bahwa telah ada kerusakan jalan sehingga warga yang melintas tidak terjebak, dirinya mengatakan tidak bisa berkata apa-apa lagi.

“Iya giliran uang aspirasi dibangunkan ditempat bagus, dan Aspirasi salah tempat saya tidak bisa berkata-kata lagi mengenai jalan ini,”Ucapnya ketika dihubungi.

Ditegaskannya, jalan tersebut sudah diperiksa namun hanya sekedar diperiksa untuk perbaikannya belum tahu kapan sehingga pihaknya pasrah saja.

“Sudah diperiksa, kemarin diperiksa tapi tidak tahu kapan perbaikannya, “Singkatnya.

About Supri Indomerdeka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Silahkan nonaktifkan adblock anda untuk membaca konten kami.
Segarkan